Senin, 08 April 2013


Asinan Bengkuang


Bulan Maret dan April ini, terasa panas menyengat walaupun terkadang mendung dan hujan. Entah berapa peluh yang menetes membasahi punggung dan wajah. Terkadang membuat kita membayangkan hidangan yang segar tapi untuk apa kita bayangkan, lebih baik segera kita wujudkan. Teringat asinan geloranya mbak Mika Malika yang benar-benar maknyus, segar dan hati bergelora. Biasanya lebaran pesan asinan gelora berhubung lebaran 2012 saya sedang memberikan asi  akhirnya menikmati asinan ditunda.


Ternyata keinginan menikmati asinan terwujud juga, kali ini saya membuat sendiri di dapur mungil saya. Resepnya saya modifikasi sendiri.  Kali ini saya membuat asinan bengkuang, teringat almarhum ibu saya pernah membuat asinan bengkuang ini. Bumbunya menambahkan bawang putih, terasi bakar dan cengkeh sedikit. Cukanya kuganti dengan jeniper nan seksi hihihiii....pinjem istilahnya juragan asinan yaitu Jeruk nipis peras. Hasil ngobrol dan ketemu dengan mbak Mika, ini juga setahun yang lalu tapi masih teringat, perasan jeruk nipisnya lebih seger kalo langsung diperas diatas kuah cabe, maksudnya bukan diperas lalu di simpan dulu di mangkok. Setelah tercampur dan rasanya sesuai selera baru masukkan buah-buahan. Menurut mbak Mika tanpa ditambah air lagi supaya kuahnya kental dan ada tambahan air langsung dari buah-buahan.

Bengkuang adalah umbi-umbian yang ternyata banyak manfaatnya dan kandungan nutrisinya berguna bagi kesehatan.  Setelah saya meluncur ke Blognya AnneAhira, ternyata manfaat buah bengkuang sangat banyak. Apalagi bengkuang diolah menjadi asinan yang segar, cocok sekali untuk program pelangsingan tubuh.


Asinan Bengkuang
Resep modifikasi Maya Efendy
Bahan-bahan :
4 buah bengkuang ukuran sedang iris tipis
125 gr gula pasir atau sesuai selera
400 ml air

Bumbu halus:
6 cabe merah besar
1 siung bawang putih ukuran kecil
½  sdt terasi bakar
50 gr gula merah
Garam secukupnya

Bahan tambahan:
Cengkeh sesuai selera
2 buah jeruk nipis

Cara membuat:
Rebus bumbu halus, gula pasir dan air sampai mendidih dengan api kecil lalu saring.
Setelah hangat tambahkan 1 buah perasan jeruk nipis.
Masukkan irisan bengkuang dan taburi dengan cengkeh setelah dingin masukan kedalam wadah kedap udara atau toples lalu tutup.
Dinginkan di kulkas selama 12 jam.
Setelah dingin, kuah akan mengental dan menyerap di dalam bengkuang.
Tambahkan lagi satu buah perasan jeruk nipis sesaat sebelum disajikan.
Selamat mencoba dan menikmati


Sabtu, 06 April 2013


TRANCAM” KHAS JAWA TENGAH
       
     Makanan yang banyak sayuran pasti teringat dengan hidangan urap, gado-gado, karedok, salad, gudangan dan salah satunya trancam. Hidangan khas Jawa tengah ini terdiri dari tauge pendek (tokol), timun, kacang panjang, petai cina, kemangi, terkadang ada daun kenikir, irisan sawi putih. Trancam identik dengan sayuran mentah dengan parutan kelapa agak muda dan bumbu halus yang pedas, wangi daun kemangi berpadu daun jeruk sangat menggoda .
       Biasanya hidangan ini disuguhkan dengan nasi hangat, tempe goreng dan ikan asin sungguh nikmat. Apalagi makannya dengan daun pisang, lesehan bersama keluarga ataupun teman-teman, menyenangkan.
       Mengkonsumsi sayuran mentah banyak manfaatnya bagi kesehatan karena banyak mengandung enzim yang sangat dibutuhkan tubuh kita untuk mencerna makan. Tingginya serat pada sayuran mentah membantu mengurangi resiko penyakit jantung dan diabetes, membantu membersihkan usus, efektif membantu pembakaran lemak cocok sekali untuk program pelangsingan tubuh. Sayuran mentah juga mengandung nutrisi tinggi yaitu vitamin dan mineral.

       
        Kacang Panjang, sayuran ini mengandung betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, serat dan pektin. Sayuran ini bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula darah, mengatasi hipertensi, memperkecil resiko stroke, serangan jantung, mengatasi sembelit dan meningkatkan organ pencernaan.
       Taoge pendek, kecambah atau tokolan, sayuran yang bentuknya pendek dan putih bersih yang dihasilkan dari kacang hijau atau kedelai ternyata banyak manfaatnya. Taoge mengandung senyawa antioksidan yang lengkap terutama vitamin A, vitamin C dan vitamin B. Membantu memperlambat penuaan dini, mencegah penyebaran sel kanker, meningkatkan kesuburan, karena bersifat basa taoge juga sangat baik untuk menjaga dan meningkatkan pencernaan keasaman lambung, untuk kecantikan karena membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi kolesterol dalam darah.
       Timun, Ketimun atau mentimun, ternyata jenisnya banyak ada mentimun krai, mentimun suri, mentimun turus, mentimun watang dan lain-lain. Timun krai disebut juga timun jepang, timun ini banyak mengandung air cukup banyak sangat efektif untuk menyembuhkan dehidrasi.  Krai mengandung nutrisi yang cukup lengkap yaitu vitamin A dengan jumlah yang cukup banyak pada kulitnya, vitamin B dan vitamin C. Timun berkhasiat untuk obat hipertensi, obat sariawan, melancarkan haid dan untuk masker wajah.



       Kemangi adalah salah satu tumbuhan berbentuk perdu dan mempunyai pohon tegak dengan cabang yang banyak, kemangi ini bisa hidup dimana saja. Bagian tumbuhan ini yang bisa dikonsumsi adalah daunnya. Khasiat daun kemangi untuk menghilangkan bau mulut dan bau badan. Daun kemangi mengandung betakaroten, magnesium dan mineral yang penting bagi kesehatan tubuh. Daun kemangi ini ternyata juga mempunyai banyak khasiat untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya, penyakit diare, gangguan pada vagina, nyeri pada payudara, mengatasi batu ginjal, mengatasi keluhan flu, cacingan, sembelit, perut kembung, masuk angin, mengatasi kejang. Disamping itu daun kemangi juga mengandung zat yang mampu merangsang terbentuknya hormon androgen dan hormon estrogen. Selain itu daun kemangi juga mengandung senyawa Arginine yang terbukti mampu memperkuat masa hidup sperma, mencegah kemandulan dan menurunkan gula darah. Oleh sebab itu jangan sepelekandaun kemangi yang mungkin sekilas hanya sekedar bermanfaat sebagai lalapan, dengan manfaat dan khasiat yang banyak tadi tentu diharapkan akan merubah pikiran anda agar sering mengkonsumsi daun kemangi ini, bagi yang belum suka diharapkan mulai menyukainya karena tidak akan ada ruginya jika anda mengkonsumsinya. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati. (Sumber Blok Q Tips dan Tricks)




       Ternyata hidangan trancam adalah hidangan yang sehat yang banyak manfaatnya bagi kesehatan. Yang terpenting sebelum mengolah trancam semua bahan sayuran harus benar-benar kita cuci sampai bersih dengan air bersih yang mengalir dan memilih bahan sayuran yang masih segar. Membiasakan pola makan yang sehat membuat tubuh sehat stamina juga kuat.
       Pengolahan bumbu urap trancam ala saya, sebelum dihaluskan semua bumbu saya goreng terlebih dulu, lalu dihaluskan dan dicampur parutan kelapa kemudian saya sangrai, sebenarnya bisa dikukus juga yang penting sesuai selera. Alasannya supaya bumbu dan parutan kelapa mengeluarkan aroma yang wangi, selain itu juga bumbu urapnya tidak cepat basi. Silahkan dengan menggunakan cara yang mana saja yang penting nikmat.





                   
TRANCAM ALA PAWON AYU
Resep: modifikasi Maya Efendy

Bahan-bahan:
1 buah Krei potong dadu
2 kantong taoge pendek
1 ikat kacang panjang iris halus
1 ikat kemangi, petik daunnya


Bumbu halus:
4 siung bawang merah goreng
3 siung bawang putih goreng
4 cabe merah keriting goreng
2 cabe rawit goreng
3 cm kencur goreng
2 lembar daun jeruk
Trasi bakar secukupnya
Gula merah secukupnya
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya

Cara membuat:
Campur kelapa parut dengan bumbu halus aduk rata.
Sangrai diatas api kecil hingga harum dan matang. Sisihkan.
Lalu aduk rata semua sayuran dengan bumbu kelapa.
Hidangkan dengan nasi hangat, ikan asin, tempe goreng atau sesuai selera.


Selamat mencoba



Jumat, 29 Maret 2013



#NCC JAJANAN TRADISIONAL INDONESIA WEEK
BLENDUNG WATUNG

       Nama jajanan ini terdengar agak aneh di telinga tapi bagi kami yang lahir di kota kecil kota batik Pekalongan jajanan lawas ini sangat familiar. Blendung watung merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari singkong parut dengan isian gula merah sisir lalu digoreng apabila dinikmati anget-anget ada sensasi cairan gula merah nan legit di mulut dengan gurihnya singkong parut.
       Semenjak saya tinggal di Jakarta saya juga menemukan jajajan lawas ini dan ternyata namanya misro, tapi saya lebih sering membuat sendiri kecuali bahan-bahannya mudah kita temukan proses membuatnya juga gampang.
       Mengenang jajanan lawas mengenang masa lalu, terkadang merindukan masa kecil kita. Waktu dimana kita bisa menikmati jajanan murah meriah bersama teman-teman main, teman-teman sekolah dengan uang saku yang diberikan oleh orang tua kita. Alangkah indahnya. Jajanan tanpa bahan pengawet tanpa pemanis buatan bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya oleh tubuh kita, duh....kangen sekali.
       Blendung watung a.k.a misro sebenarnya mirip dengan combro, hanya isinya yang berbeda. Resep blendung watung ini hasil modifikasi saya sendiri dengan isian enten-enten atau unti. Kulitnya juga saya tambahkan dengan irisan daun bawang dan seledri untuk menambah aroma sedap. Silahkan yang penasaran ingin menikmati blendung watung ini, yuk kita coba di dapur kita masing-masing.







BLENDUNG WATUNG
Resep: Modifikasi Maya Efendy
Untuk 13 buah

Bahan Isi:
100 gram kelapa parut kasar 
75 gram gula merah , sisir
1/4 sendok teh garam 
1 lembar daun pandan 
200 ml air
2 sdt Gula pasir

Bahan Kulit
700 gram singkong parut
½  sdt garam
Irisan daun seledri
Irisan daun bawang
Minyak untuk menggoreng secukupnya

Cara Membuat
1.     Aduk rata singkong parut, garam, daun seledri dan daun bawang
2.     Ambil sedikit adonan. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat pipih.
3.     Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang.


Salam selalu pencinta jajanan tradisional Indonesia 



Kamis, 14 Maret 2013

JAJANAN TRADISIONAL INDONESIA "SRINTIL"

       Mendengar kata jajanan jadi teringat masa kecil yang menyenangkan berkumpul dengan keluarga. Setiap sore selalu menikmati jajanan bikinan almarhumah ibu saya, hampir setiap hari beliau selalu membuat kudapan atau kue tradisional. Kadang setiap hari libur, bangun pagi dan jalan-jalan ke pasar selalu membawa tentengan jajanan tradisional ada srintil, gemblong cetot, kue mangkok, kapur, mata roda, nagasari, kue ku, klepon, bubur lolos, carabikang, corobumbu, apem, lapis, kue rendang dan masih banyak lagi. Jajanan tradisional adalah jajanan favorit keluarga saya, termasuk jajanan wajib tiap hari libur dan menikmatinya pada pagi hari sambil menikmati teh tubruk hangat dengan suasana yang menyenangkan sambil berbagi cerita. Saya dan keluarga sangat mencintai jajanan tradisional Indonesia. 
        Ternyata gong NCC Jajanan Tradisional Indonesia week terdengar sampai ke dapurku. Event ini sangat menarik karena Jajanan Tradisional Indonesia perlu dilestarikan mengingat eksistensi jajanan ini mulai tenggelam.Teringat di lemari ada stok tepung srintil oleh-oleh dari adik sepupu saya Mila, ahaaa.....terima kasih ya Mila :) Akhirnya langsung beraksi dengan si tepung srintil ini, sambil dibantuin teriakannya Nok Nessa diatas feeding chairnya..... tatatata....mamamamam.....yaahhhh....ayahhhh....rame sekali.
           





         Sebenarnya saya penasaran pengen sekali mencari informasi yang lebih tepat tentang tepung srintil ini, berhubung sekarang lagi fokus dengan si kecil akhirnya keinginan itu tertunda untuk sementara. Sekilas menurut sesepuh di Pekalongan tepung srintil berasal dari tepung singkong atau tepung gaplek. Tekstur tepungnya kasar. Dan jajanan ini sebenernya mirip dengan ongol-ongol sama-sama legit dari gula jawa dan gurih dari kelapa parut yg dicampur dengan garam perbedaannya hanya di tepungnya. Tepung srintil kenyal dan teksturnya ada butiran-butiran putih. 
        Menurut cerita orang tua asli Pekalongan "jajanan srintil" ini sebenarnya dibikin dalam rangka acara balita yang baru belajar jalan, biasanya orang tua si balita tersebut membuat srintil di dapurnya sendiri lalu dibagikan tetangga-tetangga dan saudara dekat. Agar si balita tersebut jalannya "semrintil" bahasa Indonesianya "lancar". 
         Resep srintil yang saya buat ini sumbernya berasal dari tante saya tante Ida, beliau paling sering dan rajin membuat jajanan tradisional Pekalongan. Beliau sering menerima pesanan-pesanan jajanan tradisional Pekalongan. Matur nuwun ya tanteku sayang.  




SRINTIL
Jajanan Tradisional Indonesia
Resep : Tante Ida

Bahan-bahan:
600 gr tepung srintil
700 ml air
150 gram gula merah disisir
100 gram gula pasir (sesuai selera)
1 sdt garam
2 lembar pandan

Bahan taburan (aduk rata dan kukus):
1/2 butir kelapa agak muda parut memanjang
garam secukupnya

Cara membuat :
Rebus gula merah, gula pasir, garam, garam dan pandan sampai mendidih 
lalu saring.
Tuang sedikit-sedikit tepung srintil sambil diaduk-aduk sampai rata
Masak hingga mendidih dan kental
Tuang ke dalam loyang yang sudah dibasahi dengan air, dinginkan.
Potong-potong sesuai selera 
Sajikan dengan taburan kelapa parut





Selamat mencoba dan selamat menikmati Srintil, yuk kita lestarikan jajanan Tradisional Indonesia.



Kamis, 28 Februari 2013

CAKE KUKUS JERUK STRAWBERY

         Hari ini pengen banget bikin cake yang praktis, mudah dan simple. Waktu cari channel di tv, ternyata ada acara Aroma Bu Sisca Suwitomo di Elshinta he...he...ini kan acara jadul favoritku. Ternyata resepnya ada brownies kukus dan cake kukus, setelah mengamati bahan-bahan dan cara membuatnya kok simple ya. 
      Saya tertarik dengan resep cake kukus tanpa margarin ataupun santan. Selama ini belum pernah membuat cake tanpa margarin ataupun sejenisnya. Berhubung persediaan margarin ataupun mentega kosong, tak ada salahnya kudu dicoba dan resep ini menggunakan bubuk sari jeruk, saya menggunakan stok yang ada yaitu nutrisari sachet. Untuk bahan toppingnya selai strawberry dan buah strawberry utuh, lagi-lagi menggunakan stok yg ada yaitu selai strawberry dan buahnya kuganti chery merah.


Cake kukus jeruk strawberry
Resep Bu Sisca Soewitomo


Bahan-bahan:
5 butir telur
175 gram gula pasir
125 gram tepung terigu
1 sdt emulsifier
12 gram sari jeruk

Bahan topping:
200 gram strawberry
100 gram gula pasir
1 sdt tepung maizena
6 strawberry utuh

Cara membuat:
  • Kocok telur, gula pasir dan emulsifier sampai mengembang
  • Masukkan sari jeruk, kocok dengan kecepatan rendah
  • Masukkan terigu sedikit demi sedikit kocok rata dengan kecepatan rendah
  • Tuang adonan di loyang bulat diameter 18 cm.
  • Kukus selama 30 menit
Cara membuat topping selai strawberry
  • Blender buah strawberry, gula pasir dan air secukupnya.
  • Masak dengan api kecil aduk rata lalu masukkan larutan maizena
  • Setelah mengental masukkan strawberry utuh
Penyelesaian:
Setelah cake matang, tambahkan topping selai strawberry dan strawberry utuh.

Selamat mencoba




Senin, 28 Januari 2013


RUJAK CACAH KWENI

    Dalam rangka memeriahkan idfb Challenge #8 : RUJAK, Indonesian Foodblogger, Facebook dengan logo yang keren ini, saya akhirnya menentukanan membuat Rujak Cacah Kweni, dengan resep warisan keluarga.

 

   Mendengar kata rujak, pasti langsung terbayang kesegarannya hm….hm….Ternyata rujak itu banyak ragamnya ada rujak colet, colek atau cocol, rujak serut, gobet, rujak pengantin, rujak cingur dan masih banyak lagi. Dalam rangka idfb challenge saya membuat rujak khas dari keluarga saya yang berada di Pekalongan yaitu rujak cacah kweni biasanya bahannya dari mangga bawang atau bacang yang bentuknya bulat dan baunya harum. Berhubung di Cibubur bacang termasuk jenis mangga yang langka, akhirnya saya menemukan mangga kweni di Fresh Market Kota Wisata.
    Akhirnya dapurku harum mangga kweni, pengen segera menikmatinya. Yuk…..segera bikin rujak yang segar dan pedas. Resepnya dari Alm. Bunda tercinta.




Rujak Cacah Kweni
Resep: Keluarga Boedjang Rasad

Bahan:
3 buah mangga kweni
200 gram gula merah
100 gram gula pasir
1 liter air

 Bahan sambal ditumbuk kasar:
4 buah cabai merah keriting
1 butir bawang merah
½ sdt garam
½ sdt terasi bakar

Cara membuat:
  • Kupas mangga kweni, cuci bersih lalu dicacah dan bijinya jangan dibuang, sisihkan
  • Rebus air, gula merah dan gula pasir sampai larut dan mendidih, saring.
  • Masukkan sambal tumbuk kasar tadi ke dalam air gula yg sudah disaring, lalu rebus kembali sampai mendidih. Matikan api.
  • Masukkan cacahan mangga kweni dengan bijinya, aduk rata. Dinginkan semalam.
  • Sajikan .




      Rujak cacah kweni ini cocok sekali disajikan pada siang hari dalam keadaan dingin. Seandainya kurang pedas bisa ditambahkan cabe rawit merah atau jumlahnya sesuai selera, gula juga disesuaikan dengan selera. Berhubung saya dan suami tidak suka terlalu pedas resepnya menyesuaikan selera keluarga saya. Cara membuat rujak ini simple. Hasilnya juga sebagai obyek photo belajar low light Food Photography. Penasaran nungguin sore hari baru deh motret. Semoga hasil photonya berkenan, namanya juga masih belajar he...he....


Selamat mencoba.

Senin, 07 Januari 2013

Banana Cake Gluten Free

      Stok pisang ambon buat Sinok Nessa ternyata masih ada dan mulai menghitam, cocok untuk bahan
dasar cake. Hari ini Sinok Nessa jadwalnya makan buah pir, berarti pisangnya untuk bikin cake ya. Kebiasaan ibu-ibu selalu melihat stok yang ada dan ternyata tepung beras dan maizena masih ada. Saya pikir mendingan baking banana cake gluten free saja. Ayah Nessa suka banget bancake, berarti sudah pasti ludes he...he...
      Ini pertama kali baking bancake gluten free, sebelumnya sering baking bancake tapi dengan tepung terigu. Setelah otak-atik di dapur akhirnya wangi pisang membuat ayah Nessa gak sabar pengen nyomot, ho...ho...ntar ya ayah, bancakenya bunda photo dulu ya hihihi.....sambil nyengir....Resep ini hasil otak-atik sendiri tapi berdasarkan resep banana cake sebelumnya. Yang pengen nyobain silahkan, semoga cocok dengan resepnya.


Banana Cake Gluten Free 
Modifikasi resep Maya Efendy

Bahan A:
240 gram pisang ambon 
240 gram gula pasir
100 gram telur ayam (2 butir telur)

Bahan B:
160 gram tepung beras
70 gram tepung maizena
1/4 sdt baking powder double acting

Bahan C:
80 ml susu uht
55 ml minyak sayur

Cara Mambuat:
  • Nyalakan oven dengan api kecil. Siapkan loyang ukuran oles dengan minyak lalu alasi dengan kertas roti. Campur semua bahan B.
  • Haluskan pisang, campur dengan gula kemudian kocok dengan mixer kecepatan tinggi hingga gulanya menjadi halus. Setelah tercampur rata masukkan telur ayam dengan kecepatan yang sama. 
  • Satelah itu kurangi kecepatan dengan menggunakan kecepatan rendah masukkan campuran bahan B sambil diayak, lalu masukkan susu setelah tercampur rata masukkan minyak sayur. Tuang adonan di loyang. 
  • Panggang di oven dengan suhu 160 derajat Celcius selama 60 menit atau sampai matang. 




       Membuat Banana Cake ini sangat mudah, tipsnya, memanggang adonan bancake gunakan api kecil selama satu jam atau tes dengan menekan permukaannya apabila masih bunyi nyes...nyes...berarti belum matang sempurna. Apabila menggunakan loyang  18cm x 18cm waktu pemanggangan 30 menit karena adonannya lebih tipis. Gunakan bahan dasar pisang ambon yang benar-benar matang, agar hasil bancakenya lebih cantik dan terlihat serat-serat pisangnya.


Selamat mencoba dan menikmati.