Selasa, 09 Juli 2013



MIE KENYOL

Idfb Challenge#11 kali ini tepat sekali, ternyata stok mie kenyol atau mie eblek oleh-oleh Tante Ida masih ada di lemari, senangnya. Mie kenyol bagi orang Batang, Pekalongan, Comal, Pemalang dan sekitarnya pasti tidak asing lagi. Mie ini termasuk makanan favorit apalagi makannya bareng dengan kluban a.k.a urap, pecel atau bisa disuguhkan dengan sambal pecel plus krupuk mie usek. Yang penasaran dengan mie ini ayo kudu nyobain, sedap sekali apalagi pedas, bikin ketagihan pengen makan terus.


Mie kenyol ini bahan utamanya adalah mie eblek, asal mulanya dari daerah Kasepuhan kota Batang, Jawa Tengah dan merupakan makanan khas. Biasanya bisa kita temukan di pasar-pasar tradisional kota Batang dan Pekalongan. Mie eblek ini terbuat dari tepung kanji/tapioka, melalui berbagai proses yang hasil akhirnya seperti krupuk mie mentah berwarna kuning yang berdiameter lebar, kering dan keras. Mie eblek ini bisa diolah menjadi mie rebus ataupun mie kenyol dengan bumbu-bumbu rempah, sayuran, udang, telur ataupun bakso. Sebelum diolah menjadi mie kenyol , mie eblek harus direndam dengan air mendidih terlebih dahulu sampai mengembang dan biasanya mienya lengket satu sama lain, kayak karet dan licin. 

Foto mie eblek.



Sebagian orang pasti asing dengan mie kenyol yang artinya mie kenyal saat digigit, mie tradisional khas Batang Pekalongan ini bisa kita jumpai di pinggir jalan daerah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan dan di kota Pekalongan. Biasanya penjual menjajakan mie kenyol bareng dengan kolak pisang kele, pecel, rujak,  botok, janganan, kroco. Sejak kecil sering sekali menikmati mie kenyol ini, sampai sekarang saya di Jakarta masih selalu teringat dengan rasanya, teksturnya sungguh tidak bisa terlupakan, makanan waktu kecil memang nikmat.

Mie Kenyol merupakan makanan legendaris  yang unik rasanya dan unik pula penyajiannya.
Biasanya saya dan Almarhumah ibu mengolah mie ini tanpa merendam terlebih dahulu, di pasar tradisional yaitu pasar Banjarsari Pekalongan sudah tersedia mie yang siap langsung diolah tanpa repot. Ini pertama kali saya mengolah mie eblek menjadi mie kenyol. Sebenarnya pengen sekali dibawain mie yg siap pakai tapi Tante Ida takut sampai di Cibubur basi. Ternyata tak serepot yang saya bayangkan. Akhirnya saya sering stok mie eblek. Seandainya pengen langsung mengolahnya, tidak perlu jauh-jauh ke Pekalongan.



Resep mie kenyol ini hasil otak-atik di dapur sendiri, saya tidak menyukai terlalu banyak kemiri, sehingga resep ini menggunakan 2 butir saja.

Resep Mie Kenyol
Ala Pawon Ayu

Bahan-bahan:
2 buah kerupuk mie eblek/mie kenyol mentah
1 buah wortel potong korek api
1 buah tomat dipotong-potong sesuai selera
2 tangkai daun seledri diiris kasar
2 tangkai daun bawang dipotong-potong
2 tangkai caisim di potong-potong
4 lembar sawi putih dipotong-potong
50 gram tauge
100 gram udang kupas
¼ sendok teh merica bubuk
½ sendoh teh kecap asin
Kecap manis secukupnya
Garam secukupnya
Gula secukupnya
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus:
3 siung bawang putih
5 butir bawang merah
2 butir kemiri sangrai

Bahan pelengkap:
Cabe rawit hijau
Tomat

Cara membuat:
Panaskan air sampai mendidih, masukkan mie eblek/kenyol hingga mengembang dan lunak lalu tiriskan.
Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
Masukkan udang, aduk hingga berubah warna.
Tambahkan irisan wortel, caisim, sawi putih, tomat, taoge, daun bawang hingga layu.
Masukkan mie kenyol, kecap, lada, garam dan gula, aduk sampai tercampur semua.
Masukkan irisan seledri, aduk.
Setelah matang, angkat dan sajikan.

Untuk 3 porsi

Selamat mencoba.

8 komentar:

Anonim mengatakan...

hwa.....

kangen kampung :-)

Andrie Anne mengatakan...

Di Comal ada kepiting rendang yg terkenal ya Mba..makasi utk postingannya Mba, keren...

Maya Efendy mengatakan...

Iya Mbak Andrie Anne, di Comal terkenal kepitingnya sudah lama gak menikmati jadi kangen, terima kasih juga sudah mampir ke blog Pawon Ayu Mbak :)

Maya Efendy mengatakan...

Makanan tradisional bikin kangen kampung jadi pengen pulkam :)

Mbak Wied mengatakan...

wahhh.. sedappp dan mantap sajiannya..
happy cooking :)

Maya Efendy mengatakan...

Terima kasih Mbak Wied :)

Anonim mengatakan...

kalo di bumiayu pengolahanya di rendam pake air biasa aja,, bumbu untuk masaknya juga cuma bawang merah putih, cabe, daun bawang sm biasanya sih pake kol, jadi tambah ilmu nih mba ternyata bisa juga di rendam pake air panas n tambahanya juga macem2, kapan2 mau nyoba aaahhh, ohhh iya kl di bumiayu namanya mi konyol mba, kebetulan aku jg wong bumiayu asli heheheee, fitri jakarta.

Maya Efendy mengatakan...

Mie kenyol mentah direndam pake air panas lebih cepat lunak mbak Fitri, tapi jangan terlalu lama ya. Yang penting makannya gak konyol ya mbak he...he....silahkan mencoba dan terima kasih atas kunjungannya :)