Jumat, 31 Januari 2014

NASI BRONGKOS
(Jawa Tengah)
idfb Challenge #14


Beras adalah bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Idfb challenge #14 ini sungguh menarik yaitu tantangan membuat resep dan makanan berbahan dasar beras yang bekerja sama dengan merek dagang dan pemasok beras organik yaitu PURE GREEN. Beras ini baik untuk kesehatan karena PUREGREEN Organic Rice adalah beras 100% Organik bebas kimia dan pestisida yang sangat sehat dikonsumsi oleh seluruh keluarga. Sejak diluncurkan tahun 2009 PUREGREEN mendapat respon yang luar biasa dari konsumennya. Dan hingga kini PUREGREEN tetap berupaya mempersembahkan beras yang terbaik untuk kesehatan keluarga Anda. Untuk lebih jelasnya bisa langsung ke PURE GREEN Organic Rice



Spesial untuk tantangan idfb challenge #14, saya membuat makanan khas Jawa Tengah yaitu Nasi Brongkos dengan menggunakan bahan beras pandan wangi (Fragrance Rice) PURE GREEN. Beras Organik Pandan Wangi PUREGREEN memiliki aroma khas pandan yang didapat secara alami, bukan hasil penyemprotan pewangi sintestis yang banyak ditemukan di beras-beras lainnya. Dengan metode yang alami serta lingkungan yang mendukung menjadikan Beras Organik Pandan Wangi PUREGREEN memiliki aroma yang sangat harum dan pulen.

Keunggulan lain dari Beras Organik Pandan Wangi PUREGREEN :
- Kandungan nutrisi dan mineral yang tinggi
- Kandungan karbohidrat dan glukosa yang mudah terurai
- Aman untuk penderita diabetes.
- Sangat baik untuk pertumbuhan anak.


Untuk pelengkap Nasi Brongkos saya variasikan sendiri yaitu kerupuk udang, acar nanas, sambal goreng hati ampela ayam, irisan timun dan semur telur. Perpaduan beras pandan wangi PURE GREEN yang pulen berpadu dengan keluak, gurihnya santan, cabai dan kunyit Rasanya sungguh istimewa, unik dan sehat. Apalagi kita santap dengan pelengkapnya wah…..mantap.

Saya memilih resep Nasi Brongkos karena makanan tradisional Jawa Tengah ini sudah mulai langka, mungkin belum sepopuler nasi uduk, nasi goreng, nasi liwet, nasi tutug oncom, nasi timbel padahal rasa nasi brongkos tidak kalah enak  dengan nasi-nasi yang lain lho.
Nasi brongkos ciri khasnya berwarna hitam yang berasal dari biji keluwak/kluwek/pucung/picung/kepayang dan penggunaan bumbu-bumbu yang lain sehingga harumnya membuat saya ingin segera menyantapnya untuk makan siang.

Salah satu keunggulan rasa gurih beras pandan wangi PURE GREEN ternyata terbukti setelah saya mencoba untuk resep ini. Silahkan yang ingin mencoba  beras PURE GREEN bisa kita dapatkan di Hero, Lotte Mart dan supermarket yang lain lebih mudahnya lagi apabila anda tinggal di sekitar Jakarta bisa home delivery lho.

Setelah mendapatkan beras PURE GREEN, kita dapat mencoba aneka resep salah satunya resep dibawah ini.


Nasi Brongkos
Modifikasi resep Maya Efendy

Bahan:
  • 400 gram beras pandan wangi PURE GREEN 
  • 600 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 1 sendok teh asam jawa tambahkan 50 ml air, ambil airnya 2 sendok teh
  • 3 batang serai, dimemarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 5 buah keluak, ambil isinya
  • 200 ml air panas untuk merendam keluak
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu halus:
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah
  • 2 sendok teh ketumbar
  • 2 ½ sendok teh garam

Pelengkap:
  • Kerupuk udang goreng
  • Irisan timun
  • Cabe untuk hiasan
  • Semur telur
  • Sambal goreng hati ayam
  • Acar Nanas
Cara membuat:
  1. Kukus beras sebentar.
  2. Rendam keluak dengan air panas, diamkan 15 menit. Haluskan.
  3. Tambahkan bumbu halus. Aduk rata.
  4. Panaskan minyak. Tumis campuran bumbu halus, daun salam, dan serai sampai harum. Tambahkan beras kukus. Aduk rata. Tuang santan. Rebus sampai terserap. Tambahkan air asam, aduk rata.
  5. Kukus 45 menit di atas api sedang sampai matang.
  6. Sajikan dengan pelengkap.

Semur Telur

Bahan-bahan:
  • 4 butir telur rebus, kupas
  • Kecap secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Minyak secukupnya
 Bumbu iris:
  • 3 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
Cara membuat:
  1. Tumis bumbu iris sampai harum dan matang lalu tambahkan kecap dan gula.
  2. Aduk rata. Tambahkan air secukupnya. Tambahkan garam. 
  3. Masukkan telur.Masak sampai bumbu meresap, mengental dan telur menjadi coklat.
  4. Angkat dan siap menjadi hidangan pelengkap.

Sambal Goreng Hati Ayam

Bahan-bahan:
  • 10 Hati ampela ayam ( cuci bersih, tambah air jeruk nipis diam kan sebentar,lalu rebus dengan lengkuas, garam secukupnya, daun salam lalu tiriskan, potong-potong ).
  • 2 buah Wortel potong dadu
  • 3 Cabe merah besar buang bijinya iris tipis memanjang
  • 400 ml santan kental dar1 ½ butir kelapa
  • Minyak untuk menumis
Bumbu halus:
  • 10 cabe merah besar buang bijinya ( pengen pedes bisa tambah cabe keriting)
  • 8 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • ½ sdt terasi bakar
Bumbu tambahan :
  • 2 batang sere geprek
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas lengkuas geprek
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
Cara memasak:
  1. Rebus santan kental sampai mendidih, sisihkan.
  2. Goreng wortel setengah mateng angkat tiriskan, goreng irisan cabe merah sampai layu angkat tiriskan, goreng potongan hati ampela sebentar lalu tiriskan.
  3. Tumis bumbu halus dengan minyak secukupnya masukkan bumbu tambahan masak dengan api sedang sampai matang dan berminyak.
  4. Setelah matang masukkan santan, aduk-aduk, tambahkan garam & gula, masukkan hati ampela yg sudah digoreng sampai menyerap dan mengental.
  5. Masukkan wortel dan cabe iris. Aduk-aduk sebentar.
  6. Siap dihidangkan.
Acar Nanas

Bahan-bahan:
  • 1 buah nanas kupas bersih rendam dengan air garam, potong dadu.
  • 1 buah cabe merah besar potong-potong
  • 1 buah cabe hijau besar potong-potong
  • 1 buah tomat potong-potong dadu
  • Minyak untuk menumis
  • Daun salam koja secukupnya
  • Daun salam
  • Lengkuas 
Bumbu halus:
  • 5 butir kemiri sangrai
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • ½ sendok teh merica butiran
  • 2 ruas kunyit sangrai
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya
Bumbu iris:
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
 Cara membuat:
  1. Tumis bumbu iris dengan minyak sampai harum, tambahkan bumbu halus, daun salam dan lengkuas tambahkan air sedikit. Tambahkan garam dan gula. 
  2. Masak sampai bumbu matang, tambahkan nanas, cabe hijau iris, cabe merah iris, tomat, masak sampai layu. 
  3. Tambahkan salam koja. Masak sampai bumbu meresap dan mengental.
  4. Angkat dan siap untuk hidangan pelengkap.
Cara penyajiannya:
Siapkan piring atau tempat yang dialasi dengan daun pisang,
Cetak nasi brongkos, bentuk sesuai selera. Letakkan di atas daun pisang.
Tata dengan hidangan pelengkapnya dan tambahkan garnis.
Sajikan dan selamat menikmati.



Selamat mencoba dan menikmati d

Rabu, 29 Januari 2014

BUBUR MUTIARA


Di kala hujan, ada sebungkus sagu mutiara di lemari dapur saya. Teringat bubur yang legit dengan siraman saus santan yang gurih. Salah satu bubur tradisional Indonesia yang sering menjadi santapan yang nikmat. Biasanya sering kita jumpai pada bulan Ramadhan. Mendengar gemericik air hujan di luar sana, tak ada salahnya membuat santapan bubur mutiara ini. Akhirnya saya beranjak ke dapur mencari kehangatan dan menyiapkan keinginan yang tak bisa terbendung. Menyalakan api, mendidihkan air dengan sejumput garam dan daun pandan. Aroma yang sangat menggoda, saatnya menuangkan segenggam sagu mutiara, menantinya sambil sesekali mengaduk dan saya memeluk si putri mungil, mengajaknya bermain sambil bernyanyi. Sungguh mensyukuri nikmat Allah yang luar biasa.


Tak terasa bubur mutiara siap disajikan dengan saus santan yang sebelumnya sudah saya siapkan. Putri mungilku sekali menyicip, lalu menyicip lagi dan akhirnya menikmati dengan lahapnya, ternyata dia doyan. Setelah kekenyangan akhirnya terlelap. Saatnya untuk pemotretan, sungguh menyenangkan.

Cara pembuatan bubur mutiara simple hanya proses merebusnya agak lama kurang lebih satu jam. Untuk resep ada di bawah ini, jumlah gula dan kekentalan saus menyesuaikan selera masing-masing.




Selamat mencoba dan menikmati d


Jumat, 24 Januari 2014

IHUTILININGA

Masak Bareng Yuk atau sering kita sebut Masbar adalah grup pecinta memasak, siapa saja bisa menjadi membernya, yuk ikutan....... lebih jelasnya kita mampir ke Rumah Masbar yang penuh dengan event-event, resep dan tantangan yang seru. Salah satunya adalah tantangan edisi 30 Desember 2013 – 30 Januari 2014 yaitu Mari kita memasak Masakan Manado dan ini setoran saya pertama kali di tantangan Masbar.



Ceritanya saya sudah membuat Pampis ikan tongkol dan ingin sebagai setoran pertama saya dan ternyata sudah ada yang laporan, sumber resepnya sama. Akhirnya saya bingung, banyak pilihan yang ingin saya buat ada kue tradisional, menu utama, hidangan penutup dan masih banyak lagi. Akhirnya pilhan saya jatuh pada menu utama yaitu Ihutilininga, dan sebenarnya ini terasa asing di telinga saya selain namanya agak susah dan saya juga baru tahu menu Manado ini. Itulah hebatnya ikut tantangan, akhirnya pengetahuan tentang masakan tradisional bertambah lagi.


Ihutilininga merupakan masakan khas Menado yang terbuat dari terong ungu goreng  yang disajikan dengan siraman bumbu dengan tambahan telur dan santan. Resepnya merupakan hasil browsing dari Sajian Sedap dan sudah lama saya bookmark. Ternyata cara membuatnya tidak sesulit judulnya, semua pasti bisa dan anti gagal. Rasanya sungguh sedap, pedasnya terasa karena pemakaian cabe rawit orange yang terkenal mantap. Ihitulininga bisa menjadi menu favorit keluarga saya, bisa juga menjadi menu favorit keluarga anda semua lho, sungguh rasanya maknyus. Apalagi menyantapnya dengan nasi hangat dan ditemani pampis ikan tongkol, diet bisa terlupakan hati-hati ya he…he…dan nasi sebakul bisa cepat ludes. Percaya atau tidak? Silahkan anda coba resepnya, pasti akan terbukti kelezatannya.

Sebenarnya menu terung sejenis ihutilininga ini tidak asing buat saya, karena saya memang mempunyai resep terong favorit keluarga yaitu pecak terong tetapi beda bumbunya biasanya menggunakan kencur tetapi ihutilininga tanpa kencur dan ada tambahan kocokan telur, menarik bukan?




Ihutilininga
Resep: Sajian Sedap
Untuk 6 porsi

Bahan:
  • 4 buah terung ungu, dibelah dua memanjang
  • 2 lembar daun salam
  • 2 buah cabai merah, diiris serong
  • 1 buah tomat, dipotong-potong
  • 2 butir telur, dikocok lepas
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 300 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
  • minyak untuk menggoreng
Bumbu Halus:
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 buah cabai merah besar  (skip)
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 2 buah cabai rawit merah
Cara membuat:
  1. Rendam terung dalam larutan 1 sendok teh garam dan 300 ml air. Goreng terung dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang.
  2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, cabai merah, dan daun salam sampai harum.
  3. Masukkan tomat. Aduk sampai layu. Sisihkan di tepi wajan. Tambahkan telur. Aduk sampai berbutir.
  4. Masukkan santan, garam, dan gula pasir. Masak sampai matang.
  5. Sajikan terung dengan disiram bumbu tumis.

Selamat mencoba dan menikmati d


Selasa, 14 Januari 2014

PUMPKIN SOUP




Sudah lama pingin membuat soup kental, mumpung ada labu kuning dan kaldu ayam. Saya pikir putri mungilku pasti suka. Secara bikinnya gampang. Saya pilih resepnya dari blognya Mbak Yulyan Parwatidan hasilnya gurih cocok sekali untuk sarapan ditemani dengan roti tawar yang saya olesi dengan margarine bertabur irisan seledri yang saya oven sampai kering.
Alhamdulillah putri mungil saya makan dengan lahapnya, senang rasanya. Labu kuning memang salah satu favorit nok ness sejak umur delapan bulan sampai sekarang gak pernah bosan. Saya dan ayah juga suka ternyata memang enak apalagi hangat, dengan sensasi krenyes-krenyes roti tawar kering. Cocok sekali dengan suasana pagi yang diiringi hujan deras. Tubuh ini hangat rasanya. Penasaran yuk coba resepnya.


Pumpkin Soup
Source : Healthy Happy Family by Farah Quinn

Bahan :
  • 2 sendok makan mentega
  • 2 siung bawang putih cincang
  • 1 buah bawang bombai cincang
  • 500 gram labu kuning, potong-potong
  • 750 ml (kurleb 3 cup) kaldu ayam
  • 250 ml (kurleb 1 cup) susu segar/krim
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh lada bubuk

Cara membuat:

  1. Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang bombai hingga layu.
  2. Masukkan labu kuning dan aduk sebentar. Tambahkan garam dan lada. Masukkan air kaldu dan masak dengan api kecil sampai labu kuning lunak.
  3. Setelah itu, angkat dan blender sampai lembut.
  4. Panaskan kembali dan masukkan susu atau krim. Setelah mendidih angkat.
  5. Sajikan hangat-hangat dengan roti panggang.


Selamat mencoba dan menikmati d


Senin, 06 Januari 2014

IKAN WADER GORENG



Pengen nangis rasanya, menggoreng dan menikmati ikan wader tepung ini. Rasanya Almarhum bapak saya masih ada hiks…hiks….ikan wader ini salah satu kesukaan bapak, apalagi makannya dengan sambal terasi, nasi hangat dan lalap, lengkap nikmatnya.
Kriukkkk…nyam…nyam….hanya satu bungkus plastik ikan wader yang saya dapatkan di yu sayur ha..ha…masih kurang. Di pasar belum tentu ada ikan wader, kalau ada tukang sayur bawa wader so pasti saya beli dan digoreng renyah lalu masuk toples. Selain buat lauk juga bisa jadi camilan. Ikan wader bisa diganti dengan ikan mas balita, rasanya gurih juga. Membuatnya cepat dan mudah.


Ikan Wader Goreng

Bahan :
  • 500 gram ikan wader
  • 200 gram tepung beras
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu haluskan:
  • 4 siung bawang putih
  • 1 sendok teh Ketumbar
  • 1 ruas Kunyit
  • 2 ruas jahe
  • Garam secukupnya

Cara membuat:
  1. Cuci bersih ikan wader, tiriskan.
  2. Campurkan bumbu halus dengan ikan wader, sampai merata.
  3. Diamkan agar bumbu menyerap. Tiriskan ikan.
  4. Siapkan tepung beras lalu balut ikan dengan tepung beras.
  5. Goreng ikan sampai kering. Tiriskan.
  6. Simpan di toples dan siap disajikan.



Selamat mencoba dan menikmati d

Minggu, 05 Januari 2014

SENTILING LAPIS



Singkong parut tiap bulan selalu ada di freezer saya, karena keluarga kecil saya penggemar singkong. Setiap saat bisa dibuat jajanan apa saja yang saya inginkan. Sebenarnya sudah pernah membuat sentiling tapi baru ini posting di blog.

Resep sentiling ini saya ambil dari tabloid Saji dengan resep yang menyesuaikan dengan stok bahan yang ada. Sebenarnya  di resep jumlah singkong parut 500 gram dan ternyata saya punya stok 800 gram daripada sisa 300 gram lebih baik dibuat sentiling semua.

Biasanya almarhum ibu saya membuat sentiling dengan santan, kali ini saya tanpa santan karena sudah ada taburan kelapa parut, menurut saya tetap gurih. Perpaduan parutan singkong dengan agar-agar bubuk membuat sensasi kenyal khas sentiling dengan kelegitan yang pas dan aroma wangi pandan vanili. Sungguh kudapan tradisional yang benar-benar menggoda dan tak pernah membosankan, justru selalu membuat kangen penikmatnya. Yang ingin membuat sentiling, kelegitannya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing ya.





Sentiling Lapis

Bahan :
  • 800 gram singkong parut, diperas sedikit airnya 40 ml.
  • 80 ml air
  • 145 gram gula pasir
  • 1 sendok teh agar-agar bubuk
  • ½ sendok teh vanili
  • ½ sendok teh garam
  • 1 tetes pewarna hijau
  • 1 tetes pewarna merah
  • 1 tetes pewarna kuning

Bahan taburan (kukus 15menit):
  • 200 gram kelapa parut kasar
  • ¼ sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan

Cara membuat:
  1. Aduk rata singkong, air, gula pasir, agar-agar bubuk, vanili dan garam.
  2. Bagi 3 adonan. Satu bagian tambahkan pewarna hijau, aduk rata. Satu bagian tambahkan pewarna merah muda, aduk rata. Satu bagian tambahkan pewarna kuning, aduk rata.
  3. Tuang adonan hijau di loyang 22x10x6cm yang dialas plastik. Ratakan. Tuang adonan merah muda. Ratakan. Tuang adonan kuning. Ratakan. Kukus 60 menit sampai matang.
  4. Potong-potong dan gulingkan di bahan taburan.
  5. Sajikan.

Selamat mencoba dan menikmati d